Pendidikan
Agama semakin berkembang pesat dengan dukungan dari pemerintah. Mata pelajaran
Madrasah Diniyah sendiri pada awalnya masih ambigu, menyesuaikan tujuan
pendirian dan pengurusnya. Ada yang terfokus pada pengkajian kitab suci Al-Qur’an,
ada pula yang sudah berkembang memiliki banyak mata pelajaran pendukung. Lalu,
ada mata pelajaran apa saja di Madrasah Diniyah?
Definisi dan Daftar Mata Pelajaran Madrasah Diniyah
Madrasah
dalam kamus Arabiah berasal kata “darasa” yang artinya adalah tempat
duduk untuk belajar. Sementara itu, dilihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI), lembaga pendidikan berupa sekolah atau perguruan dengan konteks
pembelajaran agama Islam menjadi makna dari Madrasah. Banyak dari para ahli
yang juga turut mendefinisikannya, dengan makna yang sama.
Jadi,
madrasah merupakan suatu lembaga yang didirikan untuk melakukan proses
pembelajaran agama Islam untuk menyempurnakan ilmu pengetahuan yang didapat
dari lembaga pendidikan formal.
Awalnya,
Madrasah sendiri bukan merupakan suatu lembaga resmi, melainkan hanya sebagai
istilah dalam tempat kegiatan belajar mengajar agama yang diselenggarakan oleh
suatu pihak. Umumnya diprakarsai oleh para pemimpin agama di suatu wilayah, dan
berkembang menjadi suatu lembaga pendidikan non-formal yang mulai diresmikan.
Madrasah
Diniyah sendiri tadinya hanya mengajarkan pendidikan agama saja, namun ada juga
yang ikut mengajarkan pelajaran umum. Maka dari itu, madrasah berkembang
menjadi madrasah yang juga mengajarkan pelajaran umum, dan madrasah yang murni
mengajarkan pengetahuan agama saja. Madrasah yang hanya mengajarkan pendidikan
agama itulah yang disebut Madrasah Diniyah. Ada juga Madrasah Diniyah
Taklimiyah yang merupakan nama setelah diresmikannya lembaga Madrasah Diniyah
dalam pemerintahan.
Pelajaran
yang diajarkan di Madrasah yang menjadi inti adalah mengenai baca-tulis Qur’an,
dan semakin melebar dengan memasukkan ajaran-ajaran ketauhidan. Madrasah yang
sudah berkembang bisa bergabung dalam aturan FKDT (Forum Komunikasi Diniyah
Taklimiyah) yang menjadi wadah dalam bertukar pikir antar banyak pihak
penyelenggara Madrasah Diniyah Taklimiyah. FKDT ini membahas segala sesuatu
yang bisa memajukan dan meningkatkan mutu Madrasah Diniyah. Termasuk salah
satunya adalah aturan standar mata pelajaran agar lebih terarah.
Daftar Mata Pelajaran menurut FKDT
Madrasah
Diniyah zaman sekarang sudah memiliki jenjang pendidikan seperti pada sekolah
formal. Madrasah Diniyah terbagi dalam 3 jenis, yaitu Awaliyah (6 tahun),
Wustha (3 tahun) dan Ulya (3 tahun). Jadi, dibutuhkan pembagian atau
pengelompokan ilmu yang sesuai dengan tahapannya.
1.
Fiqh
Fiqh
menjadi mata pelajaran yang amat penting karena mengajarkan hukum dancara-cara
beribadah manusia.
2.
Aqidah
Ilmu
mengenai kepercayaan yang bagus diterapkan sejak usia anak-anak.
3.
Akhlak
Ilmu
yang mengajarkan manusia untuk berperilaku baik, mengenal baik dan buruk.
4.
al-Qur’an
Mempelajari
cara baca, tulis dan menghafal.
5.
Hadits
Berisi
mengenai ajaran-ajaran mengenai hadist dan hukumnya.
6.
Sejarah Peradaban Islam (Tarikh)
Berisi
ilmu yang menceritakan sejarah peradaban Islam.
7.
dan Bahasa Arab
Bahasa
Arab diajarkan dengan ilmu yang biasa dikenal Nahwu Shorof.
nah,
tingkat pendidikan Madrasah Diniyah ini adalah untuk anak usia minimal 7
(tujuh) tahun sampai maksimal 18 (delapan belas) tahun. Jadi, itu dia informasi
mengenai standar daftar mata pelajaran Madrasah Diniyah menurut FKDT.